Cara Kerja Seni Sablon dan Aplikasinya Untuk Pulpen Promosi

Sablon sudah ada sejak pertengahan 900-an Masehi. Secara tradisional, itu digunakan untuk tujuan artistik atau dekoratif, berasal dari zaman Dinasti Song Tiongkok. Saat ini, bagaimanapun, ketika kebanyakan dari kita memikirkan sablon, kita mungkin membayangkan logo yang jelas pada t-shirt. Sementara kain adalah aplikasi umum, jenis pencetakan ini juga sering digunakan untuk mencetak di atas kaca, kertas, kayu, keramik, logam, dan plastik. Keserbagunaan ini membuat proses pencetakan ini cocok untuk berbagai industri dan kebanyakan pena promosi biasa dicetak menggunakan proses ini.

Sablon adalah metode di mana tinta ditransfer melalui stensil anyaman jaring untuk menghasilkan gambar yang jelas ke substrat. Meskipun konveksi kaos sablon manual sering digunakan untuk aplikasi artistik, mesin sablon otomatis merupakan pilihan logis untuk keperluan industri. Baik manual maupun otomatis, prinsip dasar sablon adalah sama dan melibatkan lima komponen: layar dari jaring halus yang terbuat dari bahan sintetis seperti nilon, poliester, atau baja; bilah pengisi (atau bilah banjir); alat pembersih yg terbuat dr karet; tinta, terdiri dari pelarut, pigmen, dan resin; dan permukaan pencetakan, atau media (pena promosi, dalam kasus kami). Begini cara kerjanya:

Gambar yang akan dicetak disimpan dalam format vektor (atau garis besar) dan kemudian ditransfer ke stensil layar.

  1. Stensil, terbuat dari jaring yang sangat halus, diamankan ke mesin sablon, tepat di atas area pencetakan.
  2. Pena promosi dimuat, baik dengan tangan atau robotik, ke konveyor dengan laras atau klip yang akan dicetak menghadap ke atas. Belt conveyor bergerak maju secara bertahap saat setiap pena dicetak.
  3. Tinta disimpan di atas layar dan bilah banjir ditarik dari belakang ke depan, mengisi desain jaring dengan tinta.
  4. Saat layar diturunkan ke media, alat pembersih yg terbuat dr karet ditarik melintasi jaring dari depan ke belakang, memaksa tinta melalui layar melalui aksi kapiler.
  5. Layar kemudian dikembalikan ke posisi awal, siap untuk siklus berikutnya.

Keuntungan terbesar dari mesin cetak otomatis adalah kemampuannya untuk mencetak dalam jumlah besar dalam waktu yang relatif singkat. Hampir semua pena cetak standar misalnya, dapat dicetak dengan kecepatan 3.500 unit per jam dan, dalam banyak kasus, pencetakan multi-warna dan registrasi jarak dekat dapat dicapai. Proses yang sangat efisien ini berarti keterjangkauan yang lebih besar, menjadikan pena promosi yang dicetak di layar sebagai pilihan yang tepat untuk anggaran berapa pun.

Baca Juga: Panduan Gampang Belajar Gitar dari Nol

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *